Setiap potongan waktu merupakan momentum.Dimana kita tak bisa mengulangi setiap momentum yang sama sesuai dengan keinginan kita.Setiap penggal masa merupakan kesempatan.Potongan-potongan waktu itu tak semata cukup dipahami sebagai kumpulan menit atau jam namun semacam pelontar yang bisa melemparkan diri kita ke puncak sukses atau pun menjungkirkan kita pada kegagalan.Setiap waktu punya catatan nilainya sendiri dimata Allah Yang Maha Melihat.Memang bukan waktu itu sendiri yang punya daya lempar dan kekuatan lontar.Tapi cara kita meyikapi setiap jam,menit maupun detik dengan hal-hal yang bermanfaat.Di dalam surat Al-Ashr ayat 1-3 ,Allah berfirman yang intinya Sesungguhnya manusia dalam kerugian kecuali dia beriman,mengerjakan amal saleh dan saling menasehati agar mentaati kebenaran.Jadi jelas lah kita bahwa hidup itu tak mengenal siaran tunda.
20 October 2006
Hidup Tak Mengenal Siaran Tunda

















Seorang cowok berkulit kuning langsat, berkacamata minus, dan doyan makan coto makassar ini asli dari kota Pahlawan - Arek Suroboyo.

20 October 2006 pukul 3:45 pm
setuju bos..
20 October 2006 pukul 3:46 pm
sip,memang hidup terus berputar kan.