Roy Marten nyabu lagi di Surabaya
Berita liputan 6 siang itu begitu membuat Cempluk geleng geleng kepala, betapa kaget dan tak habis pikir bahwa artis Roy Marten tersangkut kasus narkoba lagi. Di kota Pahlawan tepat nya tanggal 13 November 2007 adalah masa kelabu artis kawakan “Roy Marten”, masalah narkoba kembali menjerumuskannya ke dalam terali besi. Aktor yang pernah membintangi film Salju Di Jakarta ini dibekuk saat berada di Hotel Novotel Surabaya pada siang hari. Padahal Roy Marten saat itu tengah diundang oleh Badan Narkotika Narkoba ( BNN ) untuk menjadi pembicara mengenai bahaya narkoba. Lah kok pembicara bahaya narkoba malah pake narkoba ?? TANYA KENAPA ?? Saat siang itu, Roy kepergok tengah mengadakan pesta shabu shabu bersama empat rekan nya dan dari kelima tersangka tersebut didapat satu ons jenis shabu shabu beserta alat pemadat dan timbangan. Setelah diperiksa dari tes urine dan sampel darah, maka Roy Marten dinyatakan positif menggunakan shabu shabu.
Dan ini merupakan kali kedua Roy Marten ditangkap pada awal Februari 2006, dirinya ditangkap karena ditemukan 3,4 gram shabu di Jakarta Selatan. Hingga dirinya mendekam selama sembilan bulan lamanya di lembaga pemasyarakatan cipinang, jakarta timur.
Kita tunggu saja, kisah selanjut nya dalam proses pengadilan nanti nya..

















Seorang cowok berkulit kuning langsat, berkacamata minus, dan doyan makan coto makassar ini asli dari kota Pahlawan - Arek Suroboyo.

13 November 2007 pukul 10:32 am
karna kebanyakan duit.. jadi buat beli sabu aja….
13 November 2007 pukul 10:34 am
# Anang : jenengan ojo koyo kuwi loh yoh mas.
13 November 2007 pukul 10:43 am
whoaaa cempluk pengamat artis juga hehehe…
konon keledai tidak akan terjatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya, lha iki? lebih bodoh dari keledai kah?
13 November 2007 pukul 11:04 am
# heRRu : seharus nya spt itu, kita kudu gak mengulanginya lagi.
13 November 2007 pukul 11:26 am
Kita bisa bicara begitu karena kita belum pernah memakai. Om roy benar2 telah berusaha menjauhi benda laknat itu. Mungkin karena efek kecanduannya blum 100% sembuh jadi ya masih gampang tergoda lagi. Yg diperlukan om roy bukan di buih tetapi terapi/pengobatan. Penjara tidak bisa membuat orang tambah sembuh tetapi malah tambah nyandu. Lha wong di LP peredaran barang haram ini sangat bebas kok walaupun secara sembunyi-sembunyi. Malahan bandarnya sendiri menjalankan usaha narkoba ini lewat sel tahanan. Ironis bukan.
13 November 2007 pukul 11:28 am
# Totok Sugianto : mudah2an cempluk masih diberikan iman utk menjauhi barang haram tsb..amin
13 November 2007 pukul 7:52 pm
prihatin prihatin
13 November 2007 pukul 8:19 pm
Wah Ironis sekali ya Om …
Jadi Pembicara Bahaya Narkoba malah DiTangkep karna Pesta Narkoba …
13 November 2007 pukul 9:18 pm
# KieN : iya sangat disayangkan.
13 November 2007 pukul 11:17 pm
ya ampun, oom roy, inget umur oom… :p
14 November 2007 pukul 12:20 am
semoga beliau cepat insaf.
14 November 2007 pukul 12:38 am
prihatin euy, kalo udah bgini kayanya oom roy bakalan batal jadi besanannya sutiyoso nih
mana mau capres besanan ama drugs user. hue..he…he..
14 November 2007 pukul 12:53 am
nggak pinter pinter si om ini, nggak kayak istrinya Anna Maria yang main iklan ,..Orang Pintar Minum Tolak Angin >>>
14 November 2007 pukul 3:51 am
Bagaimanapun, kita harus kasihan pada nereka yang terjebak dalam urusan penyalahgunaan narkoba. mungkin saja dia sebenarnya sudah ingin berhenti. tapi karena satu dan lain hal, ia terjebak lagi di sana.
14 November 2007 pukul 7:25 am
doh.. bapak satu ini baru bebas dari penjara. keknya tahun ini bakalan natalan dan taon baruan di penjara lagi dech! hehehehe
14 November 2007 pukul 12:28 pm
ya ampuuunnn tu orang dah bau tanah masih bandel jugaaa
14 November 2007 pukul 1:00 pm
Hi Roy™! Eh bukan Roy yang itu yah??
14 November 2007 pukul 8:56 pm
roy, kasian deh loe..
14 November 2007 pukul 10:54 pm
# Pitshu : ngerayain di terali besi deh mbak spt nya..
15 November 2007 pukul 3:11 am
ketangkepnya di novotel ya????
15 November 2007 pukul 6:13 am
Sebetulnya kejadian ini bukan hal yang sederhana. Roy Marten ditunjuk sebagai jurkam-nya BNN dengan harapan masyarakat tahu bahwa narkoba sangat2 membahayakan. Jika dia berhasil, maka peredaran narkoba di Indonesia bisa ditekan seminal mungkin. Tapi disisi lain, bisnis narkoba begitu meng-giurkan, bisa untung besar dan bisnis narkoba bukan hanya bisnis lokal saja. Jaringan bisnis narkoba ber skala internasional. Jadi bisa saja ; Roy Marten dijebak, agar dia tidak bisa eksis dan tidak bisa berkampanye untuk BNN.
Akhir2 ini BNN telah membuat gebrakan membasmi bandar narkoba (yang lokal) dan bandar2 itu dibuat kolaps. Tapi dibelakang bandar lokal, ada bandar2 internasional, yang mungkin tidak terima bisnisnya di obrak abrik, mereka membunyikan “genderang perang”, Roy Marten korban pertama.
15 November 2007 pukul 11:01 am
yeh… ngga ngerti juga aku, susah kalau dah kecanduan mah..
15 November 2007 pukul 11:05 am
pas liat beritanya..agak-agak ga percaya gitu de..habis masa dia ngelakuin kesalahan yang sama dua kali..
tapi..emang udah terlanjur..semoga aja diberi ketabahan buat mas roy n keluarganya..
15 November 2007 pukul 12:15 pm
# mel@ : cempluk pun juga gak percaya, kok om Roy masuk buih lagi.
15 November 2007 pukul 1:13 pm
kok gak jera juga ya…kalo kecanduan blog di penjara berapa tahun ya
15 November 2007 pukul 2:22 pm
ngakak baca komentarnya Icha
ceritanya si Roy ketangkep basah lagi ya, jadi kasihan istrinya
15 November 2007 pukul 5:04 pm
# oom : klo kecanduan blog mah biar diurus asosiasi polisi blogger ma polisi wordpress..heheheh
15 November 2007 pukul 7:33 pm
eh,,baru denger tuh film yg Salju di Jakarta…beneran..
15 November 2007 pukul 10:19 pm
cuman manusia bodoh yang jatuh di lobang yang sama
15 November 2007 pukul 10:55 pm
baguuuussss….teruskan.
eh bukan mau manggil andi bagus ya..
hehehe…
16 November 2007 pukul 2:13 am
Nggak cuman Cempluk yang geleng2 tahu beritanya Roy Marten, lha aku juga….. wis tuo kok ora tobat, walau kemungkinan seperti yang ditulis GusKoko bisa saja terjadi.
16 November 2007 pukul 2:13 am
Manusia yang terperosok ke lubang yang sama untuk kedua kalinya disebut apa ya?
16 November 2007 pukul 2:43 am
*naudzubillah*
wah, emang ga kapok2 ya,
salutnya dia kok bisa ya? pdhl publik figur yg cukup senior,
ah, smg Tuhan membukakan pintu hatinya
16 November 2007 pukul 3:10 am
ironis yah. ditangkep gara2 narkoba waktu abis ikut acara yg diadain BNN.
mo brubah ituh ternyata susah
16 November 2007 pukul 5:45 am
wah inpoteinmen nih…:) senengnya insert apa was was?
16 November 2007 pukul 7:05 am
Nice blog
bisa visit
http://www.myxango.com.sg/singapore/
terima kasih
16 November 2007 pukul 7:59 am
Mas Roy tobatnya setengah-setengah sih
16 November 2007 pukul 2:05 pm
cempluk, s.blog….heheheheh pantesan rame blognya ya wong yang mbuat sarjana blog…….mendingan kecanduan blog walking dan posting daripada kecanduan shabu kali yaaa, mungkin si oom itu belum ada yang ngajaring mbikin mblog, kalau dia udah bisa pasti kalau di grebek lagi blok walking atau lagi ngisi shoutbox atau paling parah lagi ngisi commnet blognya mas andi bagus…hehehehe
16 November 2007 pukul 2:20 pm
sekali ketangkep..kedua ketangkep.. ketiga tengkurep!! mati… kapok.. Say No To Drug ( dudu seno tu drag ) :))
17 November 2007 pukul 9:19 pm
Semakin tua semakin menjadi kayaknya emang cocok deh di Roy Martin deh.
Kesalahan kok diulang dua kali!
17 November 2007 pukul 9:24 pm
Everybody always make a mistakes
18 November 2007 pukul 1:24 am
There’s always a bad guy inside a man…*quotation filmm..tapi lupa film apa*
18 November 2007 pukul 10:02 am
kok komenku gak muncul yo pluk?
18 November 2007 pukul 7:36 pm
zzzzz lagi dan lagi… batre Energizer..
sayang nya di penjara malah makin banyak peredaran narkoba.
kasian si roy,
22 November 2007 pukul 7:30 am
udah tua bangka ga kapok!
ngasih contoh ga bener, apalagi dalam rangka kampanye anti narkoba…
Artis emang gitu, suka munafik.
bilang ngga padahal iya.
bilang brantas narkoba padahal dirinya pemakai akut!