Cempluk terjebak di Sirkuit Sepang

Kamis ( 13/03 ) pagi merupakan awal kisah perjalanan liburan cempluk yang tanpa rencana dan keberkahan dari ajakan bokap ( kenapa keberkahan ? berkah nya si anak karena si bokap penggila F1 ) menuju negeri Jiran.
Burung besi itu dinamakan Air Asia, aroma Malaysia begitu terasa ketika berada dalam pesawat, yup..karena seluruh staf mulai dari pilot, pramugari, hingga pramugara adalah orang Malaysia. Serta jangan berharap uang Rupiah berlaku tuk membeli aneka jajanan hingga souvenir pesawat tetapi kita harus menggunakan mata uang Ringgit ( 1 RM = kurang lebih Rp.2900 ).Sesampai di bandara LCCT ( Low Cost Carrier Terminal ) , rombongan travel Lily Tour dijemput oleh bas pesiaran ( bas pesiaran = bis pariwisata ) dan di dalam bis telah menunggu Encik Jai ( Perempuan asli Malaysia yang bekerja sebagai pemandu pelancong / tour guide ), sepanjang perjalanan dari bandara menuju Hotel Federal di Bukit Bintang Kuala Lumpur tak henti henti nya encik Jai ini bercerita dengan logat melayu. Hingga cempluk tulis kosa kata melayu yang saya translate dalam bahasa Indonesia di selembar kertas.
*iseng mode on*
Arloji cempluk menunjukkan pukul 12.00 waktu Indonesia yang berarti jam 1 siang ( baca : petang hari sebutan setelah jam 12 siang di Malaysia ) tibalah di hotel Federal yang kata tour guide nya merupakan kawasan segitiga emas karena lokasi yang strategis dengan kawasan berpusing pusing ( berpusing pusing = berbelanja ), menara petronas, menara KL, serta planet Hollywood. Dan setelah cempluk mengamati, memang benar sih hotel ini selalu ramai dengan mobil mobil pribadi, bus bus yang parkir tertib, ya kalau di Indonesia layaknya Malioboro si Bukit Bintang ini.

Si Bokap Cempluk tiba tiba teringat jikalau terdapat saudara yang bekerja di petronas dan tinggal di Kuala Lumpur. Beliau kemudian meng SMS mas Iwan ( mas Iwan ini kalau diruntut silsilah keluarga jadinya seperti ini, Bokap cempluk punya saudara kandung namanya Mas x , nah istri nya mas x ini punya saudara kandung juga namanya gak tau cempluk, kemudian saudara kandung istri Mas x ini punya anak laki laki, itulah dia mas Iwan ). Paham kan ?
Lalu terdengarlah bunyi sms dari HP bokap cempluk ini, setelah dibuka terdapat jawaban sms dari mas Iwan ini :
mas Iwan : Waalaikumsalam mas. Loh ada di Malaysia toh ? Nanti jangan makan dulu mas. Kita tengok masakan di sini. trus kita tasik ( tasik = rekreasi ) di sini.
Pukul 15.00 waktu malaysia, mas Iwan datang bersama istri ke hotel dimana cempluk sekeluarga menginap. Hal aneh melintas di mata cempluk, yup…mobil nya merupakan kereta tempatan ( kereta tempatan = mobil lokal ) berlambang singa yang sedang mengaum yakni Proton.
Perjalanan kami pun dilanjutkan menuju Putrajaya. Putrajaya merupakan sebuah kantor kementrian Malaysia nan megah nan elok. Disana, kami sekeluarga hanya menghabiskan waktu untuk mengambil gambar di sudut bangunan megah tersebut. Dan dilanjutkan dengan ronda ronda ( ronda ronda = jalan jalan malam ) seputaran Kuala Lumpur. Malam hari, Kuala Lumpur seakan surga dunia yang tak pernah sepi dari hingar bingar musik, keramaian orang orang mancanegara, serta jalanan yang padat oleh antrian kendaraan keluar masuk.
Jum’at ( 21/03 )
Lily tour sebagai biro perjalanan cempluk dan keluarga itu mengendakan acara ke GENTING HIGHLAND. Genting merupakan kawasan dataran tinggi sejuk layaknya Puncak ( Jabar ) atau Tretes ( Malang ), juga dijuluki sebagai kota keriangan. Perjalanan pun dimulai pukul 09 pagi tuk menuju Genting yang memakan waktu 1 jam dan menempuh 65 km
( beuh..lengkap banget Pluk..). Sesampai disana, para pelancong ( pelancong ) akan disuguhi sebuah gondola atau skyway berjarak 3,4 km yang nanti nya pengunjung dihantar ke arena genting theme park.
Sabtu ( 22/03 )
Selepas sarapan pagi, perjalanan dilanjutkan tuk menonton pertandingan kualifikasi F1 di sepang sirkuit. Kesan nonton F1 : bawalah penyumbat telinga bila tak ingin tuli karena 99 % penontonnya pasti nyumbat telinganya ntah pake tangan kiri kanannya, pke kapas, spons, headset; mau tak mau nantinya anda akan terasa ada yang kurang bila tak membeli marchandise F1, karena kebanyakan orang orang yang nonton adalah mereka yang gila F1 dan mendadani dirinya dengan kaos, celana, topi, bendera tim kesayangannya; F1 itu menarik nya pas melaju start atau finish di lintasan, nah setelah kelar melaju maka kita pun bengong nunggu mobil lain lewat satu persatu di lintasan.
beda halnya dengan F1 di tv yang terkesan seru karena secara langsung di rekam dibanyak tempat.
Minggu ( 23/03 )
Hari terakhir di kota Malaysia juga merupakan acara inti tuk menonton pertandingan FORMULA 1 di Sepang circuit. Setelah malam hari nya telah berkemas kemas barang bawaan, maka pagi hari selepas breakfast, cempluk membawa barang bawaan yang beranak pinak menuju bagasi bis. Tepat pukul 09 pagi, rombongan lily tour menuju circuit sepang tuk menonton FORMULA ONE - MALAYSIAN GRANDPRIX. Dalam perjalanan itupula seorang reporter JAWA POS si om Dewo menyempatkan diri tuk memandu acara di bis dengan melawak. Lawakan beliau mengocok perut dan menghibur seluruh rombongan bas pasiaran itu.
Hari minggu itu merupakan malam terakhir di negeri Malaysia. Selepas dari sirkuit menuju bandara itulah yang di penuhi dengan kesedihan seluruh awak bis. Encik Jai mengucapkan dengan logat melayu nya ucapan terima kasih buat rombongan dari Indonesia karena telah menyumbang devisa negara, mengucapkan permintaan maaf atas salah kata dan tindakannya.
Sesampai di LCCT, rombongan berdoa tuk diberikan keselamatan hingga sampai di rumah masing masing..amin
Pengamatan dari pengalaman cempluk ketika berada di negeri Malaysia itu :
- Pemerintah Malaysia menegakkan sikap disiplin tinggi kepada masyarakat nya ( membuang sampah sembarangan kena denda RM 300, meludah sembarangan kena denda RM 300 ). Kok cempluk tau ?? ada papan informasi di setiap traffic light sepanjang kota Kuala Lumpur tentang aturan itu.
- Malaysia kaya akan teknologi modern ( ketika pengendara mobil masuk jalan tol, maka tak ada antrian panjang, karena pengendara hanya memperlihatkan SMART CARD nya ke layar tol dan gerbang tol terbuka; setiap sudut jalan raya ada alat perekam kecepatan pengendara sehingga bagi pengendara apapun yang melebihi kecepatan 100 km /jam, pasti akan kena hukum, dan surat tilang nya akan dihantar polisi ke rumah pengebut ini )
- Sistem kendaraan massal murah, aman, nyaman ( bus Malaysia hanya cukup membeli 1 karcis di terminal bis seharga RM 2 dan berlaku 24 jam gratis tanpa bayar se sen pun lagi untuk naik bis kemanapun, dimanapun dengan menunjukkan karcis itu; kereta LRT_Light Rail Transit; Monorail )
- Tak ada pedagang kaki lima, Tak adatukang parkir ( sehingga parkir dimanapun sah sah saja dan gratis ), tak ada penjual koran di jalanan, tak ada pengemis yang menggelandang di Kuala Lumpur, semua orang bekerja dan pasti punya rumah ( makanya rumah perkampungan sulit ditemukan di Kuala Lumpur, kebanyakan apartemen / kondominium dengan sewa rendah ). Orang miskin pun pasti dikasih apartemen gratis oleh kerajaan Malaysia dengan syarat tertentu pastinya.
- Pemerintah Malaysia menerapkan kebijakan Cintai Produk Dalam Negeri khusus nya mobil sehingga kebanyakan mobil masyarakat Malaysia ber merk Proton. Sedangkan mobil merk lain dinaikkan pajak berlipat lipat yang menyebabkan masyarakat enggan membeli merk mobil keluaran merk lain.
- Perasaan Cempluk di Malaysia ?? Amazing..Namun sedih dan miris melihat 2 negara serumpun tapi satu negara ketinggalan dalam aspek ekonomi. Jadi marilah kita semua masyarakat Indonesia bahu membahu membangun negeri ini agar gemah ripah loh jinawi. amin..
nb :
- Maaf buat rekan rekan blogger yang Cempluk sayangi atas ketidakhadiran dalam blogosphere selama seminggu ini, dikarenakan kondisi pikiran cempluk agak gak kondusif buat nge blog.
- Tulisan ini murni dari pengalaman cempluk dan tidak ada unsur pelecehan suatu negeri manapun.
- Bila terdapat kesalahan dalam tulisan ini, mohon kiranya rekan rekan blogger untuk mengoreksi nya. Karena tulisan ini merupakan pengamatan cempluk selama 4 hari dari hasil bertanya kepada polis Malaysia, masyarakat Malaysia, dinas pariwisata Malaysia.
- Tidak ada unsur penyombongan apapun dalam tulisan ini. Hanya sebuah tulisan perjalanan mahasiswa teknik untuk mengamati dan mensyukuri keindahan bumi dan segala ciptaan Allah SWT.

















Seorang cowok berkulit kuning langsat, berkacamata minus, dan doyan makan coto makassar ini asli dari kota Pahlawan - Arek Suroboyo.

Menggunakan
26 March 2008 pukul 7:44 am
wow.. cempluk keren!!! oleh-olehe pokoke!!
Menggunakan
26 March 2008 pukul 7:48 am
oo pantesan dicariin gak pernah ketemu *00t mode 0n*
Menggunakan
26 March 2008 pukul 8:34 am
@ kktian : okeh jeh..aku neng mburimu..
Menggunakan
26 March 2008 pukul 8:51 am
oooo, abis makan angin kat Kl yeee
memang banyak benernya apa yg cempluk tulis diatas, malaysia lebih tertib dari Indonesia, lebih disiplin.
Sebetulnya masih ada jg pedagang kaki lima cuma mereka biasanya pake truk box memudahkan mereka klo pas ada razia.
Kog gak mampir penang?
Menggunakan
26 March 2008 pukul 9:17 am
cuit cuit….
nunggu oleh-oleh aja deh
Menggunakan
26 March 2008 pukul 9:28 am
lah, yang foto sama gadis sexy nan menggairahkan itu harusnya bokapmu pluk, bukan kamu. bisa pilek lho… hekekekeke…
[eh rek, sawangane bahune cempluk iki arep mbathi, tapi wes miring2 kok ndak nyentuh2 gundukan ajaib itu!]
Menggunakan
26 March 2008 pukul 9:57 am
ga sempet ktemu bloger malaysia?
pantes kmaren blognya ga bisa dibuka
Menggunakan
26 March 2008 pukul 10:16 am
endi cuklate?
Menggunakan
26 March 2008 pukul 10:30 am
hmm … pantesyan kemarin temenku sms forwardan ” aku duduk di belakangnya Kimi, ada di P2 .. (lupa lanjutannya )”
gak taunya F1 lagi di Malaysia yaa …
gak ngeh aku ?
Menggunakan
26 March 2008 pukul 11:03 am
wah sayang bruh… kita ga ketemuan disana yah…. padahal saya juga nonton lho… hekekekekeke
Menggunakan
26 March 2008 pukul 11:21 am
Malaysia memang tegas urusan peraturan. Klo di negara kita ini, boro-boro…. wong trotoar aja bs dipakek kencing… hahahaa…
Menggunakan
26 March 2008 pukul 11:42 am
gak cari temen kopdar Pluk?
Menggunakan
26 March 2008 pukul 12:03 pm
waduh asyik banget, tapi saudara kamu udah berlogat malaysia ya…khas orang Indonesia yang tinggal di Malaysia
Menggunakan
26 March 2008 pukul 12:41 pm
wah coklat putihnya enak Pluk.
Sampe mau tak bagiin ama cewek yang ada di lift ituh.
Menggunakan
26 March 2008 pukul 1:09 pm
saya oleh2nya siti nurhalizah ajah . . . . yah..
Menggunakan
26 March 2008 pukul 1:58 pm
makasih loh pluk coklat putihnya…. jadi pengen terus makan tuh coklat.. hehehehe..
btw iyah dari segi penampakan malaysia kayaknya emang tampil modern, tapi kita juga blum tau dalamnya seperti apa
Menggunakan
26 March 2008 pukul 2:08 pm
jarene ga gelem nyombong kok ditulis ‘…sebuah tulisan mahasiswa teknik…’ ?? hehe..
**kabur.. mengemas ngemas barang, ke malaysia ngontel**
Menggunakan
26 March 2008 pukul 2:44 pm
Tanpa UMBRELLA GIRLS semua adalah HOAX!
*kabuuuur*
Menggunakan
26 March 2008 pukul 3:13 pm
disana nonton reog juga gak bos??
Menggunakan
26 March 2008 pukul 3:26 pm
sayangnya, aku ga punya bokap yg gila F1…
tp untungnya punya nyokap yg gila shopping!
wakakakakakakak…
Hehehe… Putrajaya tuh is the best yah, Mpluk?
Menggunakan
26 March 2008 pukul 4:45 pm
ketemu raikkonen??????????????????????????????
Menggunakan
26 March 2008 pukul 4:48 pm
huhu, ternyata uda menginjakkan kaki di Maling… ups
di Malaysia maksudnya
Lha foto bersama ayahnda mana to mas?
Menggunakan
26 March 2008 pukul 6:17 pm
huh…jalang2 terus nich…..
*ngiri*
Menggunakan
26 March 2008 pukul 6:49 pm
Loh, saya dulu naek AirAsia ituh orang Indonesia kok..
Tapi yang jurusan Surabaya - Jakarta
Weh.. saya kemaren pas nonton di tipi kok ndak kliatan Mas yah?
Menggunakan
26 March 2008 pukul 7:28 pm
wah mas udah pernah ke luar negrimeskipun kesasar tapi udah dapet pengalaman keluar negri. mas gak naik haji sekalian ta? nih maman masih inget kan yang di taman bungkul sabtu yang dulu. sering2 ke smasa ya….
Menggunakan
26 March 2008 pukul 8:18 pm
wah…jadi pengen nih…
Menggunakan
26 March 2008 pukul 8:22 pm
wahh…
asikk…
kapan2 kemenara kembar yang di bekasi yah…
hohohoh…
Menggunakan
26 March 2008 pukul 8:51 pm
Pluk, minta dibawain cewek malaysia donggg…:))
Menggunakan
26 March 2008 pukul 11:40 pm
asik benerrr saya belum pernah ke malaysia.. jadi pengen juga
Menggunakan
27 March 2008 pukul 12:25 am
Lho lho, kayaknya Cempluk khoq makin nyempluk toh ? Memang kita mesti jujur, bahwa Malaysia lebih maju dibanding dengan Indonesia. Tapi mengurus Malaysia lebih mudah, karena Malaysia kan negara kecil, tidak seluas Indonesia (menghibur diri) he he he.
Tiga hari yl, mampir ke blog ini khoq cuma ketemu dengan halaman depan thok ? Sampai2 saya call Ani-Batam dan menanyakan ada apa dengan blog nya Cempluk ?
Menggunakan
27 March 2008 pukul 9:45 am
wah kemarin2 setiap saya mengujungi blog ini selalu ga bisa
hari ini bisa
selamat ya!
Menggunakan
27 March 2008 pukul 12:31 pm
itulah akibatnya kalo kita dijajah belanda,,kemunduran abiss..coba kita dijajah enggres or amerika aja ya..pasti jadinya kek filipina or malaysia ini,,,hhhhhhhh
Menggunakan
27 March 2008 pukul 1:43 pm
wow kren cempluk…kapan ya om juga bisa kesana.. *mimpi kali yaaa* hihihi
Menggunakan
27 March 2008 pukul 2:28 pm
wah, cempluk udah go internasional, mau nyaingi agnes monika yah :p
Menggunakan
27 March 2008 pukul 2:47 pm
trims mas…mohon bimbingan ngeblog njih…:)
Menggunakan
27 March 2008 pukul 3:28 pm
Penting sempat cicipin coklat putihnya :)ga ada foto2 F1 nech?
Menggunakan
27 March 2008 pukul 3:58 pm
untung kowe ga kena razia pulis…!!!!
Menggunakan
28 March 2008 pukul 7:55 am
aku kmrn nonton di tipi, liputan pasar tradisional malaysia, disana harga sembako relatip stabil dam kurun 3 tahun ini, ga ada kenaikan. knp? krn pemerintahnya selalu mempertahankan stok sembako dalam negeri, meski mereka juga mengekspornya. juga tidak tergantung sembako impor. utk urusan ini salut buat malaysia.
tp miris juga kl liat berita penyiksaan thd para tkwi oleh majikannya di sana
Menggunakan
28 March 2008 pukul 10:45 am
pluk..kapan bapakmu ngajak aku ????
Menggunakan
28 March 2008 pukul 4:03 pm
aih…enaknya ke KL. btw disana diputer lagu rasa sayange ga?
Menggunakan
28 March 2008 pukul 8:16 pm
kok gak mampir sih cempluk..t4 saya 5 jam lg dar Kl he..he..he..
Pusing2 artinya lebih tepat muter2 pluk…
Menggunakan
29 March 2008 pukul 12:59 am
wah asyik tuh….

ada poto cewek tukang payung gak?
Menggunakan
29 March 2008 pukul 12:04 pm
malaysia kayanya nyontek singapore. tapi kalau ga salah, malaysia ga terlalu demokratis loh. Hehehehe… soalnya kalau terlalu demokrtis, pemerintah bikin aturan A ditentang si C, aturan B ditentang si D. Repot deh… Aku ke KL 2 tahun lalu. Ga tau sekrang, dulu sih masih jorok bener ya…
Menggunakan
29 March 2008 pukul 3:07 pm
UMBRELLA!!!
ELAAA
ELAAA
MANA???
: P
Menggunakan
30 March 2008 pukul 8:24 am
Hore, makan…makan (* haiah… *)
Menggunakan
30 March 2008 pukul 11:09 am
Mpluk harusnya kamu masuk lebih dalam mendekati masjid yang ada di foto kamu. Masjidnya bisa tampak besar lho.
Btw dalam perjalanan ke Masjid itu ada jembatan yang mirip sama jembatan di Palembang lho.
Oh iya kamu nggak nyoba makan duren di pasar buah di bukit bintang di depannya KFC! Gila durennya guede dan maknyus banget dan ya harga menentkan kualitas. Trus kenapa pakai penutup telinga?
Emang segitu bisingnyakah mobilF1 ketika melintas?
Menggunakan
31 March 2008 pukul 3:45 pm
Wuaaaa….sempet nonton F1 ke M’sia ya ! Jadi ngiri !
Menggunakan
31 March 2008 pukul 10:02 pm
wuaaahh enaknya, jadi pengen…
mana oleh2nya
Menggunakan
31 March 2008 pukul 10:15 pm
Wahhh kok ga hubungin saya mas? saya berdomisili di KL, tau gitu kita bisa kopdaran, kan keren tuh kopdar di luar negeri :D.
Lain kali tuk temen2 yang ke KL, hubungin aja saya yah. InsyaAllah kalau jadwalnya tepat, bisa jadi guide juga.
Menggunakan
2 April 2008 pukul 11:42 am
wuah… sesungguhnya kau tergolong kaum yg beruntung pluk! ini salah satu kepinginanku yg belom keturutan. nonton F1 (ato motogp) live di sirkuit. cita2ku sih yg di monaco.
akhir tahun ini mo ada balapan malem si singapur. mo pergi nonton lagi? aku kepingin, tapi masih belom yakin bakal bisa kesana ato enggak hehehe.
Menggunakan
5 April 2008 pukul 12:58 am
pantesan gak kelihatan beredar, ternyata mengunjungi tetangga sebelah tah hehehe….