Bajaj Cempluk Menyusuri Terowongan Casablanca
Malam minggu menjadi sebuah kisah menarik petualangan Cempluk beserta rekan - rekan seangkatan yang memilih kerja praktek di Jakarta. Sabtu itu, cempluk memilih menuju Jakarta dengan menggunakan kereta api Sembrani. Setelah memasuki gerbong 1 dan menempati kursi nomor 1C maka perjalanan menuju Jakarta pun dimulai. Perkiraan jadwal tiba di Jakarta yaitu hari minggu pukul 6 pagi. Namun sejak pukul 02 dini hari hingga 5 pagi, kereta api yang cempluk tumpangi belum juga berangkat dari stasiun Tawang Semarang…Hmm…terlihat aneh memang dan pada saat itu juga cempluk menanyakan kondisi tersebut pada petugas kereta. ” Kok berhentinya lama sekali mas di stasiun Tawang ??”, tanya Cempluk kepada petugas kereta. Petugas kereta langsung menanggapi dengan ramah, ” Ada kereta anjlok di daerah Brebes, mas”. Oh…
Pukul 05 pagi kereta api pun melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Dan sampailah pada pemberhentian terakhir di stasiun Gambir pukul 11.30 wib. Perjalanan cempuk beserta rekan dilanjutkan dengan mencari kost - kostan di daerah mega kuningan. Dan Alhamdulillah akhirnya bisa dapat juga kost - kostan yang diperuntukkan umum yang lokasinya berada di kebon baru. Yah..namanya saja kost - kostan umum jadi satu rumah tersebut terdapat kamar cewek dan cowok bersebelahan. Nah, kalo sebelah kamarmu Pluk ada sapa ?? Di sebelah kamar saya ada pasangan suami istri yang udah punya anak.
Tapi itu tak menjadi masalah bagi Cempluk, asal bisa jaga diri dengan benar. Tul Kan ?? Menjelang petang, perjalanan dilanjutkan untuk mencari lokasi tempat kerja praktek. Untuk bisa menuju mega kuningan dari kost maka Cempluk harus rela merogoh kocek Rp. 15.000 dengan bajaj ( harga segitu mahal ndak yah ?? karena harga itu telah ditawar selama 5 menit antara Cempluk dengan sopir bajaj, pertama si sopir minta Rp.20.000, saya tawar Rp.10.000, trus si sopir ngasih keputusan tak bisa diganggu gugat Rp.15.000 atau ndak usah naik ). Ya pada akhirnya memang benar kalau Cempluk berjalan - jalan menggunakan bajaj bukan yang lain. ( Suer..baru pertama kali naik tuh bajaj dan rasanya super duper ndak nyaman tapi super duper asik ).
Berikut alur/rute perjalanan berangkat dari kost cempluk menuju grha XL mega kuningan : start - nyari bajaj - menyusuri kampung melayu - [ ada pertigaan ] lalu belok kiri menuju casablanca - melewati terowonngan casablanca - ngelewati 2 fly over - tret tret..sampai lah pada mega kuningan. Tak simpulkan bahwa alur diatas mudah, namun pada kenyataan untuk kembali pulang menuju kostan ternyata diriku tersasar.
Oh..itu toh Grha XL, gumamku. Setelah tahu tempatnya, maka perjalanan dilanjutkan mencari makan malam di area Ambassador Plaza.. Puas makan…Lalu menuju ITC Kuningan yang berada di sebelah kiri persis Ambassador Plaza. Tak simpulkan lagi ternyata Ambassador Plaza mirip seperti Hi - Tech Mall di Surabaya dan ITC Kuningan mirip Delta Plaza di Surabaya.
Karena kondisi Cempluk dan rekan telah lelah sehabis melakukan perjalanan menuju Jakarta maupun mengamati lokasi Grha XL, maka pulang deh.
Berikut alur/rute perjalanan pulang dari Ambassador Plaza menuju kost Cempluk : Ngelambaikan tangan ke arah angkot warna biru nomor 44 - kita pun kan naik ke angkot itu - turun di pertigaan kampung melayu - naek bajaj menuju kostan. Ongkos bajaj saat pulang seharga Rp.8000 gak bisa ditawar dan harga mati. Kalau ditawar dan dia mau kurang, mungkin karena penumpang nya adalah perempuan cantik dan molek..hahahaha
Kesimpulan dari pada yang telah disimpulkan diatas, yaitu :
pertama
Meski Jakarta banyak dihina karena memang ada kalanya untuk dihina.. Tapi…
Jakarta is Truly Amazing City in Indonesia..
Visit Indonesia 2008..
kedua
Menurut pengamatan sehari Cempluk, Mega Kuningan itu seperti sebuah kawasan segitiga bermuda Jakarta : ada hotel JW MARRIOT, disbelahnya ada Grha XL, seberang nya ada Ambassador Plaza dan juga ITC Kuningan. Dan gedung - gedung pencakar langit lain yang cempluk belum begitu mengamati secara mendalam. ![]()

















Seorang cowok berkulit kuning langsat, berkacamata minus, dan doyan makan coto makassar ini asli dari kota Pahlawan - Arek Suroboyo.

Menggunakan
30 June 2008 pukul 5:22 am
hav a nice KP dah
Menggunakan
30 June 2008 pukul 6:46 am
dadi arek jakarta saiki, loe gue donk,..
posting sing gawe loe gue yo!!
Menggunakan
30 June 2008 pukul 7:52 am
halah pluk tak kiro awakmu dewe ndek jakarta. kalo bawa teman dari rumah sih…. keeeeccciiillllll……..
gak seru ah!!!
:))
Menggunakan
30 June 2008 pukul 8:02 am
mumpung ada di jakarta, jalan-jalanlah terus, banyak tempat “unik” yang perlu di datengin. apalagi sekarang jakarta sedang ultah
Menggunakan
30 June 2008 pukul 10:58 am
hanya satu yg tdk bisa ditandingi dr sang bajaj yaitu goyangan dan suaranya yg aduhay
Menggunakan
30 June 2008 pukul 1:10 pm
wisata kuliner ga di jakarta ???
Menggunakan
30 June 2008 pukul 2:16 pm
serem gak mas terowongannya…??? hiiiiiiii tatuttttt
Menggunakan
30 June 2008 pukul 2:36 pm
jadi gemeteran gak Pluk, naik Bajaj?
Menggunakan
30 June 2008 pukul 3:26 pm
Bajajnya bisa di pake’ ngebut ngga’, Mas?
Menggunakan
30 June 2008 pukul 5:52 pm
bajaj itu blagunya setengah mati, kalo ada orang nawar yg dia ga suka, ya udah ditinggal pergi. dan semua bajaj akan pasang harga sama ke tujuan kita…kompak banget.
Menggunakan
30 June 2008 pukul 6:59 pm
bTul_a tu yang qau bilang ?
Menggunakan
30 June 2008 pukul 7:00 pm
banyak kali cerita mu
Menggunakan
30 June 2008 pukul 9:48 pm
wehehehe… ada shuttle bus di mega kuningan.. kamu bisa naik bus itu gratis dan keliling2 MK (mega kuningan)klo siang untuk para pria.. pemandangan yang cukup menyegarkan karena semua wanita akan keluar makan siang
Menggunakan
1 July 2008 pukul 12:32 am
salam buat monas ya!

Menggunakan
1 July 2008 pukul 7:46 am
ejadi inget film horor
Menggunakan
1 July 2008 pukul 9:49 am
Jakarta emang keren, banyak mall2 gede.. hehe.. dasar anak mall.
Tp Sby makin lama juga makin mirip Jkt kok, tapi moga2 tetap tidak kehilangan jati diri
Menggunakan
1 July 2008 pukul 9:50 am
Btw, pengunjung blog ini semuanya dari China ya ?
*liat bendera merah diatas*
Menggunakan
1 July 2008 pukul 11:03 am
Tiap ke jakarta pengen naik bajaj selalu ga kesampean.
Menggunakan
1 July 2008 pukul 11:06 am
ketemu kuntilanak merah gak?? :p
Menggunakan
1 July 2008 pukul 12:00 pm
waw.. mas cempluk ada dijakarta thoo… **bikin kopdar**
ke eksotikan jakarta terletak di gedung-gedung pencakar langitnya mas. yang belom tentu di semua kota terdapat hal yang sama.
don’t judge city from the story.
cuma orang yang kuat yang bisa bertahan dijakarta.
Jakarta ga kejam. yang kejam adalah orangnya.
I love Jakarta
Menggunakan
1 July 2008 pukul 12:25 pm
mumpung di Jakarta, jangan lupa menyelami kehidupan malamnya….pasti seru dan tak terlupakan….*halah*
Menggunakan
1 July 2008 pukul 2:56 pm
di casablanca ketemu yang ngesot nggak??
Menggunakan
1 July 2008 pukul 4:27 pm
masih naik bajaj? bukan kancil atau busway to?
Menggunakan
2 July 2008 pukul 12:52 pm
noki baru 9 juli kerja praktek, tp tetap dimalang aja.
Menggunakan
2 July 2008 pukul 4:00 pm
waah baru pertama kali naek bajaj ya? saya ini hampir tiap hari naik bajaj lho…
Menggunakan
3 July 2008 pukul 5:05 am
kalo aku…mending visit daerah laen aja deh di indo hikhik..ogah jakarta kecuali kepepet.
eh mpluk, kok yg komen benderanya USA semua ?
Menggunakan
3 July 2008 pukul 4:07 pm
Selamat datang di Jakarta…semoga krasan sampai selesainya kerja praktek.
Ga pengin ketemu teman-teman blogger?
Menggunakan
3 July 2008 pukul 5:16 pm
Kasihan saya yang sudah lebih dari 10 tahun tidak melilhat Jakarta…
Menggunakan
5 July 2008 pukul 6:46 am
eh, pluk, sing ndik tipi-tipi kuwi tenanan gak? sing kudu nglakson ping telu nek ngliwati terowongan kuwi loh..
peh, ngekos koyok ngono nang nggebang gak enek pluk..
btw, ngekos nang jakahta larang gak?
Menggunakan
5 July 2008 pukul 7:48 am
selamat nge kost di JKT, salam buat sopir bajaj