
Selasa malem, si Laks mengSMS cempluk yang mengajak buat nonton bareng. Dan cempluk menjawab,”Ok saya ikut, bayar nya besok ya”. Rabu pagi ( 07 Mei 2008 ), cempluk bergegas menyodorkan uang Rp.15.000 ke Laks ( teman sekampus yang mengkoordinir nonton bareng se angkatan ). Pas kuliah sore pukul 16.00 wib, Laks membagi - bagikan tiket nonton ( Iron Man saat itu main pukul 18.45 wib ) kepada masing - masing anak yang udah pesen, cempluk dapat sisi E kursi 11. Selesai kuliah pukul 17.00 wib, cempluk bergegas pulang untuk mandi, ganti pakaian, lalu berangkat ke Galaxy 21.

Batik merupakan salah satu bentuk kerajinan yang memiliki seni tinggi dan telah menjadi bagian budaya Indonesia khususnya orang Jawa sejak lama.
Kain Batik mempunyai corak khas yang dihasilkan oleh bahan wax dan diaplikasikan diatas kain.

Kahima IF menginstruksikan semua pengurus hima untuk ikut LKMM TM yang digelar BEM ITS. Dan sabtu sore pukul 15.30 wib, dengan mengenakan pakaian formal ( kemeja lengan panjang polos, berdasi, celana hitam polos, serta sepatu vantovel ) maka cempluk dan rekan rekan hadir dalam tes tulis digelar di kampus cempluk.
Pukul 15.30 wib, panitia tes dari BEM mempersilahkan peserta untuk masuk kelas dan mulai dibacakan peraturan dalam tes tulis :
 
Teringat lagu kisah Chrisye - Masa indah SMA, membuat cempluk ingin mengenang masa masa SMA dahulu tahun 2002 - 2005 dengan menulis kisah SMA.
Setelah cempluk lulus dari SMP AL FALAH Surabaya, kebingungan memilih sekolah menengah terngiang ngiang di kepala cempluk. Ingin melanjutkan ke sekolah yang berbasis Islam seperti SMP dahulu gak yah, batin cempluk berkata demikian. Ataukah melanjutkan ke sekolah negeri. Maka berdiskusilah cempluk dengan orang tua beserta nenek dan didapatilah sebuah masukan dan dorongan tuk bersekolah di sekolah menengah negeri.
Perburuan sekolah menengah pun dimulai kala itu. Dengan NEM ( Nilai Ebtanas Murni ) yang pas pasan, maka jalan untuk mengambil sekolah favorit ( SMAN 05 Surabaya ) pun urung, hingga pilihan itu jatuh ke tetangga SMAN 05 Surabaya yakni SMAN 01 Surabaya ( dimana rayon SMAN 01 Surabaya antara lain SMAN 04 Surabaya dan SMAN 14 Surabaya ). Karena cempluk pasrah serta orang tua cempluk yang hanya berbekal doa agar anak nya bisa masuk ke sekolah yang dipilihnya. Maka, hari terakhir dimana para orang tua ribut memindahkan formulir anaknya ke SMA yang NEM nya rendah, disaat itu cempluk sekeluarga hanya diam di rumah sambil berdoa.