Pasti inget deh slogan yang mirip mirip judul diatas. Perang tarif telepon pra bayar di TV bener bener membuat penonton gusar dan was was. Ada kemungkinan juga salah satu penonton nya berpindah kartu setelah nonton iklan telepon pra bayar. Dan salah satu nya cempluk.
Akhir akhir ini, cempluk merasa geram dengan kepemilikan kartu simPATI tapi hanya buat SMS an aja, gak pernah pake telepon sama sekali.. Namun SMS pun juga harus hemat, pasal nya jika katakanlah sehari kita SMS 10 x = Rp.3000 bagaimana dengan SMS 10x X per 30 hari, berapa duit yang keluar untuk membeli pulsa. Pengagum setia simPATI sejak SMP ini ngerasa perlu buat selingkuh ke kartu lain .
Sapa sih yang suka pas lagi ada dijalan kejebak macet pas siang siang ?? Pastinya kamu plus orang orang sekitar yang lagi nyetir juga merasa geram dan cape’ deh.
Nah, ini ada cerita lucu, lusa yang lalu ketika cempluk jalan jalan ke Sidoarjo. Okay, sampai disini sih fine fine aja. Yah jelaslah berangkat pagi dari kota Cempluk ke Sidoarjo. Sepulang dari Sidoarjo pas siang siang, dimana sinar matahari begitu lucu lucu nya memancarkan sinar kehangatan di alam raya. Tau sendiri deh, Kota Cempluk yakni Surabaya dikenal angkuh dan gak kenal kompromi masalah panas ini.

Beberapa minggu ini, cempluk disibukkan oleh pembayaran SPP semester genap, pengambilan rencana studi semester 6, serta perwalian di kampus jadi blog ini pun sempat vakum. Omong omong nih, 2 minggu ini blogger Surabaya tak ada kegiatan kopi darat tuk kangen kangenan, sehingga ada beberapa rekan blogger yang ternyata kangen beneran kopdar. Ceritanya pas awal minggu ini lagi online di kampus, eh tiba tiba salah seorang blogger mengirim pesan via yahoo massenger :
rekan blogger : cempluk, ra ono kopdar minggu iki ?
cempluk : gak mas.
rekan blogger : yah, padahal pengen ketemu blogger yang lain.
cempluk : langsung aja mas, klo ngajak kopdar langsung posting di pengumuman blog tugupahlawan?!
rekan blogger : gak ah mas. Ntar aku kasih tau aja yah kalo kopdar.
cempluk : ok.
skip

Sabtu kemarin, keluarga besar Cempluk mengadakan rukun keluarga yakni camping atau boso suroboyoane kemping. Lokasi perkemahan nanti nya berada di kawasan wana wisata coban rondo - pujon. Dimulai dengan persiapan tenda, senter, bahan baku makanan barulah pukul 08 pagi berangkat dari rumah. Perjalanan kami terasa sangat lama, karena harus melewati porong ( jalan yang terkena luapan lumpur lapindo ), antrian kendaraan yang panjang, cuaca yang panas menyengat namun tak menghalangi acara kemping.
Sampai tempat perkemahan pukul 1 siang, yang disambut dengan guyuran hujan. Langsung saja kami pun bahu membahu menegakkan tenda, tenda dapur. Tangan terampil om cempluk tuk membikin sebuah masakan makan siang pun dimulai dengan dadar telur, dan rendang. Hmm.. nampak lahap saudara saudara kala itu, bayangkan saja, dingin nya perkemahan membuat perut keroncongan setiap saat.