Bajaj Cempluk Menyusuri Terowongan Casablanca
Malam minggu menjadi sebuah kisah menarik petualangan Cempluk beserta rekan - rekan seangkatan yang memilih kerja praktek di Jakarta. Sabtu itu, cempluk memilih menuju Jakarta dengan menggunakan kereta api Sembrani. Setelah memasuki gerbong 1 dan menempati kursi nomor 1C maka perjalanan menuju Jakarta pun dimulai. Perkiraan jadwal tiba di Jakarta yaitu hari minggu pukul 6 pagi. Namun sejak pukul 02 dini hari hingga 5 pagi, kereta api yang cempluk tumpangi belum juga berangkat dari stasiun Tawang Semarang…Hmm…terlihat aneh memang dan pada saat itu juga cempluk menanyakan kondisi tersebut pada petugas kereta. ” Kok berhentinya lama sekali mas di stasiun Tawang ??”, tanya Cempluk kepada petugas kereta. Petugas kereta langsung menanggapi dengan ramah, ” Ada kereta anjlok di daerah Brebes, mas”. Oh…



Seorang cowok berkulit kuning langsat, berkacamata minus, dan doyan makan coto makassar ini asli dari kota Pahlawan - Arek Suroboyo.
